Prosedur Pencairan Dana Pelatihan

PROSEDUR PENCAIRAN DANA PELATIHAN LPPM UNAIR


Pendahuluan

  • Lembaga Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) adalah lembaga yang membawahi seluruh kegiatan dari lembaga/unit/satuan usaha akademik yang tidak berbasis pada riset yang menghasilkan karya ilmiah, pengabdian civitas akademika yang tidak berorientasi pada keuntungan, dan bisnis murni.
  • LPPM Unair mengkoordinir lembaga/unit/satuan usaha akademik di tingkat pusat atau fakultas dalam bidang pengabdian dan pengembangan masyarakat yang memiliki konsekuensi keuntungan/revenue bagi Universitas Airlangga.
  • Pelatihan yang memiliki konsekuensi pemasukan keuangan kepada pihak penyelenggara yaitu lembaga/unit/satuan usaha akademik diwajibkan memberikan kontribusi finansial kepada pusat.
  • Dasar hukum dari prosedur pencairan dana pelatihan adalah:

Prosedur Pencairan Dana Pelatihan

  1. Pihak penyelenggara pelatihan mengajukan Surat Permohonan Pencairan Dana Pelatihan kepada LPPM (Tembusan: Direktur Keuangan dan Kasubdit Perbendaharaan) dengan melampirkan dokumen yang disyaratkan (Lampiran 1).
  2. LPPM Unair melakukan verifikasi terkait kelengkapan dokumen yang disyaratkan.
  3. LPPM Unair membuat Surat Verifikasi atas rencana penyelenggaran pelatihan di lingkungan Universitas Airlangga.
  4. Berdasarkan surat tersebut, LPPM Unair membuat Surat Permohonan Pencairan Dana Pelatihan kepada Direktur Keuangan.
  5. Pihak penyelenggara Pelatihan, wajib memberikan Laporan Pertanggungjawaban Kegiatan berikut Dokumen pendukung kepada LPPM Unair setelah pelaksanaan pelatihan selesai.
Hits 381

Terpopuler